Jumat, 08 April 2016

Ganjar Pranowo minta pembebasan lahan di daerah dipermudah

Presiden Joko Widodo sudah menghimpun beberapa ratus kepala daerah di istana negara untuk ikuti Rapat Kerja Gubernur Semua Indonesia dan Wakil Gubernur, Bupati/Walikota serta Wakil Bupati/Wakil Walikota hasil Penentuan Kepala Daerah serentak 2015. Dalam peluang itu, Presiden mengemukakan beberapa hal untuk mensinergikan program pemerintah pusat dengan pemerintah daerah termasuk juga masalah penghilangan perda punya masalah ataupun pembebasan tempat. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo begitu mensupport perintah presiden untuk meniadakan Perda punya masalah serta pembebasan tempat. Menurut dia, masalah itu memanglah menghalangi pembangunan di daerah. " Gw sama pendapat dengan presiden, izin-izin tidak butuh, tidak usah lah. Umpama seperti (hinder ordonantie/izin masalah) HO sama Amdal jadi satu, sepakat gw. Jadi sebagian Undang-Undang mesti direvisi. Mungkin saja politik hukumnya yaitu, pemerintah dapat menginisiasi untuk mengamandemen sebagian Undang-Undang yang terkait dengan perizinan hingga deregulasi serta debirokratisasi dapat cepat, " kata Ganjar di Istana Negara, Jumat (8/4). Dia meneruskan masalah nasional yang berlangsung saat ini yakni pembebasan tempat. Bila masalah pembebasan tempat ini selekasnya dikerjakan jadi sistem pembangunan infrastruktur bakal jalan lancar. " Bila tanah ini dapat diselenggarakan, lebih cepat semakin lebih baik. Selebihnya ya kemampuan biaya. Kemampuannya terbatas, jadi saat ini kita lagi mencari skim-skim pembiayaan yang diluar Biaya Pendapatan Berbelanja Daerah (APBD), " jelas Ganjar. " Gw ingin cobalah merampungkan sebagian masalah yang ini dapat terbentuk dengan cara nasional serta dapat dikerjakan. Termasuk juga tadi pesan presiden yaitu bagaimana daerah dapat serta mesti mengontrol inflasi, " lebih dia. Sekarang ini, kata Ganjar ada satu system baru yang diaplikasikan di Jawa Tengah dengan melibatkan Bank Indonesia untuk turunkan angka inflasi. System ini bernama Sihati. " Sihati dapat digunakan interaktif serta semua daerah memakai itu. Sepertinya ini ingin dinasionalkan nanti. Serta semuanya berbasiskan grade serta gw dapat ngecek setiap hari system Sihati itu. Berapakah harga cabai merah, berapakah harga beras, telur, daging ayam, semua kita awasi, " tandasnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar